08 September 2008

Kuil Berumur 4000 Tahun Di Temukan Di Peru .



Ahli arkeolog Peru menunjukkan tempat di mana seorang mumi di masa kebudayaan Wari (abad ke 7) ditemukan, di Waca Pucllana, di kota Lima, 20 Oktober 2005 lalu...



LIMA — Sebuah kuil berusia 4.000 tahun berhiaskan lukisan dinding ditemukan di pesisir pantai utara Peru, menjadikannya satu dari kebudayaan tertua Amerika, demikian yang dikatakan seorang ahli arkeolog pada hari Sabtu.
Kuil yang berada di dalam reruntuhan itu memperlihatkan sebuah tangga menuju sebuah altar yang digunakan untuk upacara pembakaran yang disebut Ventarron, kata Walter Alva, seorang arkeolog Peru yang memimpin penggalian ini.
Kuil ini berada di lembah Lambayeque, di dekat kompleks kuno Sipan yang ditemukan Alva pada tahun 1980-an. Ventarron dibangun sebelum adanya Sipan, sekitar 2.000 tahun sebelum Kristus, katanya.
“Ini merupakan sebuah kuil yang telah berusia 4.000 tahun,” kata Alva yang juga merupakan direktur Musium Tumbas Reales di Sipan, kepada Reuter.
“Yang mengejutkan dari kuil ini adalah teknik konstruksi, desain arsitektural dan sebagian besar lukisan dinding yang mungkin merupakan yang tertua di Amerika,” katanya.
Ditemukan di Sipan, sebuah pusat administrasi dan ibadah di masa kebudayaan Moche, juga dipenuhi dengan makam emas yang dibangun 1.700 tahun lalu diperuntukkan bagi raja Incan.
Peru dikenal kaya akan peninggalan arkeologinya, termasuk benteng Inca milik Machu Picchu di wilayah Andes.
Hingga kedatangan bangsa Spanyol pada tahun 1500-an, suku Inca memerintah sebuah kekaisaran selama beberapa abad yang terbentang dari Kolombia dan Ekuador di bagian utara yang sekarang adalah Peru dan Chili.
“Penemuan kuil ini menyingkap bukti yang menganggap daerah Lambayeque adalah satu dari pertukaran budaya terbesar antara pesisir Pasifik dan Peru,” kata Alva.

0 komentar:

Posting Komentar